Skip to main content

Mengatasi Burung Cendet Macet Bunyi Dengan Terapi Mandi Malam


Memelihara burung cendet tidak lepas dari semua masalah yang dihadapi pemiliknya, apalagi kalau burungnya masih belia. Masalah yang sering muncul adalah burung yang awalnya rajin berkicau atau gacor kemudian menjadi jarang berbunyi atau macet bunyi dengan kondisi mengembangkan bulu. Terapi mandi malam bisa dicoba sebagai salah satu solusinya, hampir semua penghobi burung cendet sudah mengalami masalah tersebut. Secara umum masalah suara cendet macet dengan kondisi mood terjadi karena burung yang kekurangan nutrisi dari pakan sehari-hari, atau bisa juga karena birahi lebih (Over Birahi). Tentunya hal ini berbeda dengan cendet yang sejak dibeli memiliki sifat yang miyik yang biasanya karena terlalu manja.

Pada burung dewasa dalam artian burung sudah matang, sidat miyikan dan manja jarang terjadi tapi bukan berarti burung dewasa bebas dari masalah. Itu semua tergantung bagaimana kita merawatnya.

Untuk mengatasi masalah cendet burung jarang berdkicau dan menunjukkan sifat miyik maka berikut hal yang bisa Anda terapkan.

Satu hal yang paling sering dilakukan jika Anda menemukan suara yang tiba-tiba macett dan menunjukkan sifat miyik adalah memandikannya di malam hari, baik dengan menggunakan penyemprotan atau bak mandi (tergantung kebiasaan). Mandi di malam hari bisa dilakukan pukul 19.00 sampai 20.30, cara mandi jangan sampai basah kuyup seperti saat kita mandi di siang hari namun cukup buat burungnya basah saja.

Setelah mandi malam burung diangin-anginkan lalu diberi kroto sebanyak satu sendok teh, setelah bulu kering kandang dikerodong sampai pagi. Di pagi hari burung diberi satu sendok teh Kroto yang diberikan setiap hari, jangkrik dan ulat hongkong bisa diberikan dengan porsi yang biasa.

Terapi mandi malam bisa dilakukan selama beberapa hari sampai burung kembali normal, selama terapi porsi penjemuran bisa lebih lama dari biasanya. Terapi mandi malam untuk cendet bermasalah tentu tidak bisa dijadikan penentu gacor pada burung cendet, apapun hasilnya itu semua tergantung dari karakter burung itu sendiri.

Biasanya burung yang usia muda sangat mudah kambuh kembali, yaitu kembali menjadi macet suara dan miyik. Untuk itu selalu sediakan cukup dan lengkap pakan untuk cendet setiap hari jadi dia tidak mudah macet atau miyik.

Selain memberi makan protein tinggi seperti Kroto, jangkrik, atau cacing hongkong setiap hari, cendet juga harus diberi multivitamin seperti BirdVit untuk melengkapi kebutuhan gizi. Dengan begitu burung menjadi lebih aktif lebih rajin berbunyi dan tidak mudah miyik.
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar