Cara Membuat Ramuan Untuk Burung Cucak Ijo Tampil Maksimal
Cara Membuat Ramuan Untuk Burung Cucak Ijo Tampil Maksimal

Cara Membuat Ramuan Untuk Burung Cucak Ijo Tampil Maksimal

ramuan cucak ijo ngentrok

Kicaumania Indonesia memang terkenal sangat kreatif, tidak pernah berhenti berkreasi memanjakan burung-burung peliharaannya. Ada saja berbagai experiment  yang muncul dari ide rekan kicaumania, mulai dari peracikan jamu nektar untuk burung madu dan pleci hingga kini ada lagi bentuk ramuan yang dinilai mampu memaksimalkan tampilan burung cucak ijo. Berikut cara membuat racikan ramuan cucak ijo agar tampak lebih maksimal. Cucak ijo termasuk spesies burung dengan karakter semi tempur, meski bukan petarung murni seperti burung kacer dan murai batu, gaya bertarung cucak ijo sangat menarik untuk di tonton. Gaya bertarung yang disebut "ngentrok" itulah yang menjadi daya tarik para penggemarnya.

Meski begitu tidak semua jenis cucak ijo mampu mengeluarkan momen ngentroknya saat berkicau atau diperlombakan, karena ngentrok sebenarnya merupakan kondisi alami saat burung tersebut sedang naik emosi. Oleh karena itu banyak ijo mania menerapkan pola perawatan khusus untuk memaksimalkan penampilan mereka.

Setelah sempat ramai dengan metode terapi mandi sauna (istilah untuk pengeringan burung saat dikerodong), sekarang ijo mania dihebohkan dengan racikan khusus yang diyakini bisa memaksimalkan penampilan momongan dan memancing ngentrok di kalangan kicaumania, perpaduan ini dikenal dengan sebutan "jamu". Ramuan ini benar-benar mengadopsi apa yang telah dilakukan kicaumania terhadap burung trucukan untuk lebih rajin ropelannya suara gitu dan bergaya membuka saya seperti burung garuda.


Untuk membuat ramuan jamu ini dibutuhkan beberapa bahan berikut:
1. 1 potong asam jawa, seukuran kuku jari.
2. 1 potong gula merah, seukuran kuku jari.
3. Air bersih secukupnya.

Proses pembuatan ramuan untuk cucak ijo :
1. Rebus air hingga mendidih setelah itu tuangkan secukupnya ke dalam gelas kecil.
2. Masukkan asam jawa dan gula merah, setelah itu diaduk hingga merata.
3. Tunggu sampai dingin setelah itu disaring untuk memisahkan air dan ampasnya.
4. Jamu siap disajikan kepada cucak hijau dengan takaran satu cepuk kecil.

Yang perlu diperhatikan di sini pemberian jamu tersebut sebaiknya tidak setiap hari, apalagi dijadikan pengganti air minumnya. Racikan jamu cukup diberikan 1-2 kali dalam seminggu, disertai dengan pola rawatan dan pemberian pakan tambahan yang dibutuhkan. Pemberian racikan jamu harus dihentikan jika cucak hijau sudah menampilkan perkembangan yang cukup positif.
Advertisement

Baca juga:

Your Reactions:

Admin
Blog Ini Khusus Di Buat Untuk Refrensi Tentang Cara, Tip Dan Trik Perawatan Burung Kicau Dan Salam Satu Hobi Para Kicaumania Sejati.