Skip to main content

Asal Usul Dari Burung Lovebird Opaline Atau Lovebird Biola


Lovebird Opaline Non Klep - Lovebird biola atau bahasa internasionalnya lovebird opaline adalah salah satu mutasi warna pada lovebird yang sangat cantik dan indah. Mutasi ini berhasil ditemukan atau dikembangbiakkan sekitar tahun 2010 pada jenis lovebird fischeri.

Sedangkan pada lovebird salem atau non klep sudah ditemukan sejak tahun 1997 oleh Becky Anderson Bird Farm Amerika Serikat. Yang akan kita bahas kali ini adalah mutasi opaline pada lovebird fischer atau lovebird klep.

Sebutan biola pada warna lovebird sendiri sebenarnya tidak ada hubungannya dengan alat musik biola, melainkan hanya istilah penyebutan saja di Indonesia untuk lovebird opaline. karena sudah lumrah maka disebutlah lovebird biola.

Opaline memang merupakan mutasi pertama dari lovebird muka salem, yang lahir di Becky Anderson Bird Farm, Michigan, AS. Piyik pertama opaline menetas pada tanggal18 Januari 1997. Mutasi ini berasal dari dua induk jantan dan betina lovebird muka salem biasa.

Australia sebagai pemilik plasma nutfah burung cantik ini pun memberikan apresiasi prositif terhadap Becky Anderson. Sejak itulah para penangkar lovebird di Austalia, Amerika, dan Eropa berlomba-lomba mencetak  mutasi lain dari lovebird muka salem.

Opaline generasi pertama adalah green opaline, dengan kepala yang seluruhnya berwarna merah (seperti kerudung) dan ekor berwarna merah-oranye. Opaline berbeda dari hijau normal (sebutan untuk muka salem yang asli), di mana warna hijaunya lebih terang / cerah. Pantat (perbatasan punggung dan ekor) juga tidak biru, tetapi hijau terang seperti warna bulu dominan.

Ketika masih berusia muda, opaline mudah diidentifikasi dengan warna kuning pada belakang kepalanya, dan lama-lama berubah menjadi merah. Ketika mabung untuk pertama kalinya, semua bagian kepalanya berganti bulu menjadi merah.


Saat ini opaline menjadi salah satu bahan penting bagi para penangkar burung di seluruh dunia, untuk menghasilkan berbagai varian warna baru yang bagus.Sebagian hasil persilangan akan membuat kerudung merahnya hilang, berganti dengan warna lain, namun modelnya masih seperti kerudung. Ada yang terlihat jelas, mengalami gradasi, dan sebagainya.

Perlu diketahui, opaline merupakan mutasi yang terkait dengan jenis kelamin (sex-linked mutation). Pola rangkai kelaminnya demikian:

1. Burung betina hanya membutuhkan satu gen opaline, baik dari bapak atau ibunya.

2. Burung jantan membutuhkan dua gen opaline, dari bapak dan ibunya sekaligus.

3. Jika burung jantan hanya memiliki satu gen opaline, baik dari bapak atau ibunya, gennya disebut split to opaline. 

Artinya secara genotip burung tersebut memiliki darah opaline (50%), tetapi secara fenotip (visual) tidak muncul.

Ciri Ciri Fisik Burung Lovebird Split Opaline Di Lihat Dari Bentuk, Warna Pola Ekor ;

Burung split biola sebenearnya tidak memiliki perbedaan dengan jenis burung lovebird lainnya. Dilihat secara warna, fisik, dan kondisinya, hampir sama dengan jenis burung lovebird lainnya. Namun bila dilihat secara genetika, burung lovebird split ini membawa genetik mutasi yang lain.

Mutasi burung lovebird biola memiliki sifat sex linked, yang berarti  anakan yang meiliki fisik hijau standart bisa tidak sedikit dicari. Itu karena memiliki faktor genetik biola didalam tubuhnya. Dan ada beberapa sebuah pendapat yang menyebutkan bahwa split biola hasil dari non biola dengan biola betina mempunyai genetik biola bila dibandingkan dengan biola jantan dengan non biola.

1. Memiliki bentuk warna merah di bagian tengah bulu ekor yang melebar hingga pada bagian samping ekor

2. Terdapat warna merah di bagian tengah bulu ekor yang melebar Seperti pada gambar di atas

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar