Skip to main content

Cara Mengatasi Burung Cendet Yang Berkicau Di Tempat Sepi Saja


Sudah menjadi kebiasaan burung yang hanya ingin berkicau di tempat yang sepi, hal ini tentu membuat si pemilik menjadi kesal karena saat pindah ke tempat yang ramai  burung enggan berbunyi. Untuk mengatasi hal ini dibutuhkan perlakuan khusus agar cendet mau berkicau dimana saja, berikut tip untuk mengatasi cendet burung yang hanya berbunyi di tempat yang sepi. Bagi beberapa kicaumania merawat burung cendet bisa disamakan dengan bom waktu yang bisa meledak kapan saja, perilakunya sangat mudah berubah. Misalnya dari jinak hingga giras burung tiba-tiba jadi  manja, suka salto, dan sebagainya.

Meski begitu suaranya yang nyaring dengan lagu isian yang bervariasi menjadi magnet yang selalu menarik banyak kicaumania untuk memeliharanya, penggemar cendet biasanya merawatnya sejak trotolan tapi ada juga yang lebih senang membeli cendet muda hutan atau cendet bakalan.

Setiap individu cendet akan memiliki karakter yang berbeda, salah satunya adalah malu alias hanya ingin berkicau di tempat yang sepi saja. Untuk membantu memecahkan masalah tersebut, berikut adalah beberapa terapi yang bisa diaplikasikan pada cendet yang hanya ingin berkicau di tempat yang sepi.

Biasakan dan latih burung untuk beradaptasi dengan orang banyak

Terkadang hanya karena Anda ingin terus mendengar kicauan burung peliharaannya, kita cenderung membiarkan burung-burung di tempat yang sunyi dan enggan memindahkan sangkarnya ke tempat yang ramai dengan alasan takut macet dan sebagainya. Padahal jika dilatih sejak awal cendet bisa beradaptasi dengan lingkungan yang baru, sehingga tetap mengeluarkan suara kicauannya yang lantang.

Tahap pertama dari pelatihan ini adalah untuk menutup kandang dengan kain kerodong yang tebal, hal ini dilakukan untuk melatih dan membiasakan burung dengan suara bising yang didengarnya. Langkah selanjutnya adalah mengganti kain kerodong dengan kain yang lebih tipis, kain yang tipis akan membuat cendet bisa melihat suasana samar di luar kandang. Dengan demikian cendet tersebut bisa tetap tenang dan beradaptasi secara bertahap terhadap kondisinya.

Di hari selanjutnya terapi mengangkat sebagian kerodongnya sehingga hanya menutupi setengah dari sangkar saja, dengan kondisi seperti ini cendet bisa mengamati suara di luar kandang lebih jelas namun tetap tersembunyi di bagian kandang yang ditutupi beberapa kerodong. Kadang kita bisa dengan jelas mendengar suaranya, meski masih terlihat pemalu.

Untuk menjaga stamina agar burung jadi selalu aktif sepanjang hari, penjemuran harus diberikan secara rutin setiap hari. Penjemuran burungs bisa dilakukan dengan menaruh kandang di bawah atau di tempat ramai, pengeringan dengan cara ini bisa melatih mental cendet dan membiasakan burung di tempat yang ramai.

Selain melatih mental dengan metode pengerodongan, pakan protein tinggi juga masih diperlukan untuk membuatnya lebih rajin berkicau. Setelah cendet mulai rajin mengeluarkan suaranya, maka kerodong bisa dibuka dan tidak perlu digunakan lagi kecuali dalam kondisi tertentu.
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar