Perawatan Burung Kenari Yang Masih Anakan
Perawatan Burung Kenari Yang Masih Anakan

Perawatan Burung Kenari Yang Masih Anakan

perawatan kenari anakan
Merawat kenari yang masih di bawah 4 bulan memang membutuhkan kesabaran tersendiri, karena umumnya burung ini mulai berkicau saat usianya sudah 5-6 bulan. Semakin tua kicauan lebih rajin, lalu menjadi gacor setelah burung dewasa dan siap mencari pasangan potensial. Ada hal yang perlu dipahami dalam merawat kenari di bawah umur 4 bulan, sehingga perawatannya bisa lebih tepat untuk mencapai target sebagai burung dewasa. Saat ini banyak kicaumania lebih memilih untuk membeli kenari yang masih sangat muda. Selain harganya yang lebih murah, Burung Kenari muda lebih mudah dicerna. Jika ingin mencetak kenari target, maka kenari harus lebih muda, 25-30 hari, karena saat itulah saatnya memulai master yang paling tepat.

Berikut adalah beberapa tips merawat burung kenari yang berumur kurang dari 4 bulan, sehingga nantinya menjadi kenari yang memiliki kualitas, baik dari sisi isian mental maupun suara.

1. Burung Kenari muda membutuhkan pakan protein tinggi
Setiap spesies burung di setiap kelompok umur membutuhkan nutrisi tinggi untuk pertumbuhan sel, bulu, pengembangan fungsi organ, dan kebutuhan dasar lainnya. Yang agak berbeda adalah tingkat nutrisi tertentu, yang harus disesuaikan dengan usia.

Kenari serta jenis burung lainnya, membutuhkan pakan protein tinggi saat masih anakan. Sejumlah pakar burung merekomendasikan kadar protein pada bibit Burung Kenari sekitar 20-22%. Hal ini terutama untuk memacu perkembangan dan fungsi organ yang tidak sempurna, begitu pula untuk pertumbuhan tubuhnya.

Bila burung berumur remaja (4 - 7 bulan), kebutuhan protein tidak lagi sebesar fase anakan, biasanya hanya 14 - 16%. Tapi saat burung sudah matang (8 bulan atau lebih), maka kebutuhan protein akan meningkat lagi menjadi 17-20%. Dengan demikian fase pembibitan membutuhkan kandungan protein tertinggi. Beberapa protein bisa didapat dari biji kenari berkualitas, atau diselingi dengan pakan khusus seperti BirdFood yang bisa diberikan 1-2 minggu, atau bisa diselingi dengan pemberian pakan kenari seperti biasa.

BirdFood sebenarnya dirancang untuk kenari yang ingin diperlombakan, tapi mengingat pakan ini memiliki kandungan protein tinggi bisa juga diberikan kepada kenari muda berusia kurang dari 4 bulan, namun dengan porsi pemberian 1-2 kali seminggu. Tidak sedikit juga penggemar kenari yang membuat pakan campuran Burung Kenari mereka sendiri dengan mencampur beberapa pakan gandum dengan protein tinggi.

Burung kenari muda juga membutuhkan vitamin dan mineral. Beberapa ada dalam kandungan pakan gandum, tapi biasanya tidak cukup untuk kebutuhan sehari-hari mereka. Karena itu, hal itu harus didukung melalui pemberian buah dan sayuran, seperti oyong / gambas. Sayuran yang diberikan untuk burung kenari muda harus memiliki warna hijau tua, karena kaya akan vitamin A dan C, dan mengandung beberapa mineral seperti kalsium, fosfor, besi, dan magnesium. Sayuran hijau gelap juga merupakan sumber karotenoid, yang berguna untuk memerangi radikal bebas.

Buah juga penting untuk kenari muda. Buah harus diberikan 1/4 saja. Jangan lupa mengupas kulit dan membuang bijinya, terutama untuk apel atau sejenisnya. Ada beberapa buah yang tidak boleh dikunyah burung, termasuk kenari, seperti alpukat dan coklat. Untuk memastikan kecukupan vitamin dan mineral yang paling penting, yang mungkin masih kurang terkandung dalam pakan, Anda bisa memberi BirdVit (2-3 kali seminggu), dan BirdMineral (1-2 kali seminggu).

2. Burung Kenari muda butuh pengeringan yang cukup.
Burung Kenari muda, yang berusia di bawah 4 bulan, juga membutuhkan sinar matahari untuk menunjang pertumbuhan, menguatkan tulang, dan memanfaatkan penyebaran minyak yang melapisi bulunya sehingga terlihat kuat, berkilau dan anti air.

Sinar matahari mengandung banyak provitamin D, yang dibutuhkan burung muda. Hanya saja, pengeringan harus memperhitungkan waktu yang tepat, Waktu yang tepat untuk mengeringkan burung mulai pagi sampai 09.30. Hindari mengeringkan unggas melewati pukul 10.00, karena intensitas sinar matahari cukup panas dan bisa membuat burung mengalami dehidrasi dan iritasi di matanya.

3. Burung Kenari muda membutuhkan makanan tambahan secara tepat
Extra fooding (EF) juga sangat diperlukan untuk kenari. Bahkan burung kenari dari burung finarium lainnya membutuhkan pakan tambahan di luar pakan utama. Umpan tambahan yang bisa diberikan kepada kenari muda termasuk telur rebus, telur semut rangrang (kroto) dan egg food.

Secara umum, burung kenari biasa diberi telur puyuh rebus sebagai pakan tambahan. Selain itu. Telur puyuh rebus juga diyakini bisa meningkatkan nafsu kenari dengan cepat. Karena itu, beberapa penggemar telur rebus secara teratur (tidak terlalu sering), untuk mencegah kenari di atas nafsu. Ini berlaku untuk kenari matang.

Berbeda dengan perawatan kenari dewasa, telur rebus untuk kenari muda bisa diberikan terus menerus, misalnya setiap hari, dengan 1/2 butir sajian, diberikan pada pagi dan sore hari. Karena, seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, kenari muda membutuhkan pakan protein tinggi. Penyediaan telur puyuh rebus juga bisa meningkatkan variasi pakan.

Selain telur rebus, tambahan pakan untuk kenari adalah telur semut rangrang atau kroto. Untuk kroto, pilih yang masih dalam bentuk kapsul, tidak dalam bentuk larva atau sudah menyerupai bentuk semut. Masukkan kroto kapsul k dalam wadah umpan terpisah dengan jumlah 5 - 7 butir, yang diberikan setiap hari.

Burung yang sangat muda, seperti usia 1-2 bulan, perlu dilatih untuk membiasakan makan Kroto. Sebab, kenari dewasa yang belum pernah makan kroto, sulit dilatih untuk makan kroto. Jadi, pengenalan pakan ini harus dimulai lebih awal.

Eggfood adalah pilihan terbaik sebagai pengganti telur puyuh dan kroto. Disebut tepung telur, karena bahan dasar pembuatannya menggunakan telur rebus dicampur dengan bahan lainnya.

4. Burung Kenari muda membutuhkan kalsium dan fosfor
Burung muda, dalam bentuk apapun, sangat membutuhkan mineral, terutama kalsium (Ca) dan fosfor (P), karena kedua mineral ini berperan penting dalam proses pengulangan, serta pertumbuhan paruh, kuku dan bulu.

Sumber mineral antara lain bisa didapat melalui tulang sotong yang bisa di gantang di dalam kandang. Tulang sotong juga bisa dihancurkan terlebih dahulu, lalu dicampur dengan pakan gandum dalam wadah. Bisa juga menggunakan cara yang lebih praktis, yaitu dengan menggunakan BirdMineral.

5. Pemasteran untuk burung kenari muda.
Waktu yang tepat untuk memaster kenari adalah saat berusia 25-30 hari. Jika Anda tidak memiliki kesempatan untuk memiliki bahan Burung Kenari muda, bisa juga menggunakan burung yang kurang dari 3 bulan menjalani program pemasteran.

Pemasteran Burung Kenari muda bisa menggunakan beberapa metode yang dianggap efektif. Misalnya dengan suara burung kicauan master. Tentu burung induk harus dalam kondisi rajin suara / gacor. Bisa juga menggunakan media suara burung dari mp3 atau perangkat elektronik lainnya. Metode terakhir ini lebih murah, lebih mudah. dan juga bisa efektif. Semuanya tergantung pada penempatan, waktu, dan pengaturan suara yang dimainkannya.

Memaster burung kenari muda akan lebih efektif bila kita pasang induk burung dan kenari muda dalam satu ruangan. Dengan demikian, proses perekaman akan berjalan lebih sempurna dan lebih cepat daripada di luar rumah. Satu hal lagi yang bisa menjadi pertimbangan Anda dalam merawat kenari muda adalah dengan merangsang suara, sekaligus meningkatkan tingkat kicauan. Solusi yang terbukti efektif, karena dipraktikkan ribuan kicaumania di Indonesia, mengenalkan kenari muda dengan TestoBirdBooster (TBB).

Ini bisa Anda lakukan saat burung berusia 3-4 bulan. Penggunaan awal adalah 3 hari berturut-turut, setelah itu cukup diberikan seminggu sekali. Menjaga kenari muda tidak semudah membalikkan telapak tangan, butuh proses dan waktu yang panjang untuk menikmati hasil perawatan kita.
Advertisement

Baca juga:

Your Reactions:

Admin
Blog Ini Khusus Di Buat Untuk Refrensi Tentang Cara, Tip Dan Trik Perawatan Burung Kicau Dan Salam Satu Hobi Para Kicaumania Sejati.