Penyebab Dan Cara Mengatsi Telur Kenari Gagal Menetas
Penyebab Dan Cara Mengatsi Telur Kenari Gagal Menetas

Penyebab Dan Cara Mengatsi Telur Kenari Gagal Menetas

telur kenari gagal menetas

Banyak kicaumania tertarik untuk menangkar burung kenari baik sebagai hobi / hiburan atau untuk mendapatkan pendapatan tambahan, tapi tak sedikit diantara para peternak pemula yang kandas di tengah jalan karena kerap menemukan telur burung kenari tersebut gagal menetas. Secara umum ada dua penyebab mengapa telur tidak menetas, pertama telur infertil atau sering disebut gabuk, kosong, tidak subur. Telur tidak subur tidak mengandung sel benih (discus germinalis) yang menempel pada permukaan kuning telur (kuning telur), kedua, embrio di telur mati sebelum menetas. Kasus ini sering disebut death in shell (DIS) dan sering ditemui pada burung kenari.

Berikut adalah beberapa alasan masalah telur kenari gagal menetas yang sering dialami peternak, terutama karena kematian embrio di kerangnya (DIS) :

1. Kelembaban udara di kandang kurang terjaga. 
Kelembaban yang terlalu rendah bisa menyebabkan telur di penuhi air sehingga embrio mati tenggelam dan kekurangan oksigen, jika kelembaban terlalu tinggi embrio mudah mengalami dehidrasi. Kelembaban yang ideal dalam penetasan telur burung kenari dan telur finch adalah 50-70%.

2. Malformasi atau perubahan bentuk karena faktor genetik / keturunannya, atau bisa juga karena kekurangan vitamin dan mineral. 
Malformasi akibat faktor genetik biasanya menyebabkan embrio mati pada awal masa inkubasi, perubahan posisi menyebabkan calon piyik di dalam telur tidak mampu mematahkan telur cangkak sehingga tidak bisa keluar.

3. Cangkang telur yang terlalu tebal dan keras
 Cangkang telur yang terlalu tebal dan keras juga bisa menyebabkan kandidat kesulitan memecahkan permukaan cangkang telur untuk keluar, ini umumnya hasil dari indukan yang menerima asupan kalsium berlebihan.

4. Indukan Kurand Asupan Gizi, Vitamin Dan Meineral
5. Indukan mengalami infeksi yang disebabkan oleh bakteri E. coli yang biasa ditemukan pada penangkaran kenari.
6.Indukan kurang antioksidan seperti vitamin E, selenium, dan karotenoid.

Setelah mengetahui beberapa penyebab telur burung kenari gagal menetas, berikut beberapa solusi untuk mencegah kejadian serupa terulang kembali :

1. Menjaga kualitas udara di sekitar perkembangbiakan kuah kenari, terutama polusi udara dari asap dapur, kendaraan bermotor, dan asap dari pembakaran sampah.

2. Sediakan alat pengukur kelembaban udara (hygrometers) yang bisa dibeli di apotek, toko bahan kimia, dan toko unggas. Tempatkan alat di dekat sarang, dan segera bertindak jika nomor kelembaban berada di luar jalur ideal (50 - 70%).

3. Berikan multivitamin yang dibutuhkan burung terutama biotin, sumber biotin alami terdapat dalam telur rebus dan wortel. Untuk memastikan biotin memadai Anda bisa memberi multivitamin seperti BirdVit.

4. Kebutuhan mineral lengkap untuk burung induk misalnya menggunakan BirdMineral, yang diberikan sejak awal berkembang biak hingga proses pengeraman. Produk ini mengandung sejumlah mineral penting yang dibutuhkan untuk menjaga kesehatan indukan dan tumbuh-kembang embrio di dalam telur.
Advertisement

Baca juga:

Your Reactions:

Admin
Blog Ini Khusus Di Buat Untuk Refrensi Tentang Cara, Tip Dan Trik Perawatan Burung Kicau Dan Salam Satu Hobi Para Kicaumania Sejati.