Skip to main content

Perbedaan Kacer Lutung Niger Dan Kacer Lutung Cebu


Ada dua jenis burung yang sangat persis dengan burung kacer, tapi semua bulu tubuh dan sayapnya berwarna hitamdan tidak ada warna putih seperti burung kacer yang kita kenal saat ini. Karena warnanya hitam pekat beberapa orang menyebutnya kacer lutung. Kacer lutung tidak memiliki habitat di Indonesia. Burung ini hanya bisa ditemukan di negara tetangga, Filipina, dan bahkan menjadi burung endemik di daerah-daerah tertentu di negara ini. Ada dua jenis kacer lutung, yaitu kacer lutung Niger dan kacer lutung Cebu. Dalam artikel ini kita bahas beberapa perbedaan mencolok dari kedua jenis burung kacer lutung.

1. Kacer lutung cebu / black-shama (Copsychus cebuensis): 
  - Wilayah persebaran hanya ada di Pulau Cebu, Filipina,
  - Kacer lutung cebu memiliki warna bulu ekor yang semuanya hitam, termasuk bulu-bulu ekor bagian dalam. Adapun
  - Kacer lutung cebu, bagian dalam bulu ekornya juga hitam.

2. Kacer lutung niger / white-vented shama (Copsychus niger): 
  - Wilayah persebaran di Pulau Palawan dan Balabac, Kepulauan Calaiman, dan wilayah barat Filipina.
  - Kacer lutung niger memiliki warna putih pada sebagian bulu ekor bagian dalam, juga pada bagian vent. Itu sebabnya, burung ini dinamakan white-vented shama.
  - Semua bulu sayap kacer lutung hitam, tanpa warna putih sedikitpun.

Kedua jenis burung tersebut semula menjadi subspesies dari kacer (Copsychus saularis). Karena terdapat perbedaan morfologi yang nyata pada warna bulunya, mereke kemudian dipisahkan menjadi spesies tersendiri dengan nama Copsychus cebuensis. Kacer lutung niger pun dulu menjadi superspesies dari kacer lutung cebu. Jika kita melihat keduanya dari belakang, seperti tidak berbeda. Namun karena perbedaan nyata pada bulu-bulu di daerah vent / kloaka, keduanya dijadikan spesies terpisah.

Selebihnya, kedua jenis kacer lutung ini memiliki penampilan yang sama. Pada bulu sayapnya sama sekali tidak dijumpai warna putih, sebagaimana kacer yang biasa kita kenal, baik kacer poci maupun kacer dada hitam.

Entah bagaimana ceritanya kacer lutung bisa masuk ke Indonesia, karena kedua spesies ini termasuk burung dilindungi di Filipina mengingat populasinya yang makin menipis. Namun, dari beberapa info yang diperoleh Om Kicau, burung ini sudah lama ditangkarkan di Malaysia. Boleh jadi, kacer lutung yang ada di Indonesia berasal dari hasil breeding di Malaysia.
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar