Skip to main content

Beberapa Perawatan Penting Burung Jalak Suren Saat Mabung


Periode mabung adalah hal alami yang akan dialami oleh semua jenis burung termasuk burung jalak suren. burung jalak suren yang tidak dirawat dengan benar saat mabung akan memiliki dampak negatif. Untuk mencegah berbagai dampak negatif tersebut berikut adalah beberapa hal penting dalam perawatan burung jalak suren mabung, selama mabung, burung jalak suren cenderung kurang aktif dan tidak terlalu banyak ngoceh. Pada saat itu burung akan mengumpulkan energinya untuk melengkapi periode mabungnya dengan sempurna.

Jika proses mabung terganggu maka burung akan mengalami berbagai dampak negatif antara lain :
1. Macet mabung yaitu kondisi dimana proses mabung tidak berjalan lancar atau macet.
2. Proses berlangsungnya mabung berjalan cukup lama, suatu kondisi di mana burung tidak dapat kembali ke fase fit karena bulu-bulu nyulam terus menerus atau tidak pernah tuntas.
3. Bulu yang baru muncul mudah rusak, kering, dan keriting.

Burung jalak suren yang mulai memasuki fase mabung ditandai dengan banyaknya bulu halus yang berserakan di dasar sangkar, sejak itu Anda harus segera melakukan perawatan khusus mabung agar proses perubahan bulu berjalan lancar dan sempurna.

Berikut adalah beberapa hal penting dalam perawatan burung jalak suren yang mengalami mabung:

1. Mengawali proses mabung jalak suren dengan menyediakan multivitamin tambahan atau suplemen khusus burung mabung yang bisa membantu menuntaskan proses mabung secara dan membuat kondisi fisiknya lebih fit.

2. Jangan menggantang sangkarnya di tempat yang terlalu panas dan kering melainkan di tempat lembab, suhu yang lembab bisa membantu mempercepat proses rontoknya bulu-bulu lama. Selain itu sangkar perlu ditutup kerodong secara full, dengan catatan suhu ruangan terlalu panas atau kering.

3. Jauhkan jalak suren dari burung lain yang bersuara sangat kencang seperti poksay jambul atau jalak hongkong.

4. Jemur burung seperlunya saja dan hanya dilakukan pada pagi hari yaitu ketika matahari telah terbit, durasi penjemurannya cukup 10 – 20 menit sekadar membantu menghilangkan tungau / kutu yang bersarang pada kulit dan bulu burung.

5. Selalu menjaga kebersihan sangkar dan tenggeran dengan rutin membersihkannya dua kali seminggu selama burung mabung, kotoran lama yang tidak pernah dibersihkan bisa menjadi sarang parasit dan tungau. Kalau tidak segera dibersikan, maka parasit atau tungau bisa menyerang kulit burung yang botak dan bulu-bulu yang baru tumbuh.

6. Ketika jalak suren sedang merontokkan bulu-bulunya sebaiknya kurangi atau hentikan sementara pemberian mandinya., mandi hanya diberikan setelah bulu-bulu baru mulai tumbuh.

7. Berikan pakan dua kali lebih banyak daripada biasanya, kalau pada waktu normal burung biasa diberi jangkrik sebanyak 3 ekor maka saat mabung porsinya bisa ditambah menjadi 5 – 6 ekor setiap hari. Untuk membantu menjaga staminanya, cacing tanah juga bisa disajikan sebagai pakan tambahan.

8. Selain pakan tambahan Anda juga bisa memberikan pakan racikan khusus untuk burung jalak saat mabung.

9. Burung jalak suren yang sedang memasuki masa mabung pertama atau keduanya bisa diberikan pemasteran dengan suara-suara yang diinginkan, pemasteran bisa dilakukan dengan memanfaatkan burung masteran atau menggunakan audio suara burung dari mp3.

10. Hindari pemberian suplemen yang bisa meningkatkan birahi jalak suren, sebab akan membuatnya bertambah gacor. Hal ini akan mengganggu bioritme burung sehingga membuat proses mabung menjadi terhambat atau terganggu.

Itulah beberapa hal penting yang berkaitan dengan perawatan burung jalak suren dalam kondisi mabung.
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar