Skip to main content

Persiapan Burung Cucak Jenggot Untuk Perlombaan


Selain menjadi masteran burung cucak  jenggot juga sering digunakan sebagaiperlombaan burung,  banyak pemula yang mencoba menurunkan burung cucak jenggotnya di lapangan meski terkadang hasilnya tidak seperti yang diharapkan.

Berikut ini adalah panduan untuk menyiapkan burung cucak jenggot agar siap untuk di lombakan.

1. Beberapa hari sebelum perlombaan burung harus dijauhkan dari burung cucak jenggot yang lain, hal ini untuk mencegahnya agar kurang aktif dan selalu birahi saat melihat atau mendengar burung sejenis di dekatnya.

2. Kurangi pakan tambahan (EF) mulai dari H-7 sampai H-2 terutama kriket dan ulat hongkong, buah-buahan masih diberikan setiap hari begitu juga mandi dan penjemuran.

3. Satu hari sebelum perlombaan atau H-1 burung diberi pakan tambahan lebih banyak dari biasanya, misalnya ulat hongkong dan diberikan sebanyak 3 ekor di pagi dan sore hari.

4. Untuk menjaga kondisinya burung bisa diberi full kerodong, menjelang kontes berikan EF lebih banyak dari sebelumnya seperti jangkrik dan ulat hongkong menjadi 5 ekor.

5. Berikan pisang atau apel merah yang telah diolesi madu.

6. Sesampainya di lapangan sebaiknya jangan dibuka kerodong dulu, biarkan burung beristirahat sebentar sampai berbunyi. Setelah itu buka kerodongnya lalu dianginkan sebentar untuk beradaptasi dengan lingkungan / suasana baru di seputar arena perlombaan.

7. Setelah beberapa saat burung cucak jenggot kembali dikerodong, menjelang waktu perlombaan semua buah yang ada dalam sangkar dilepas sehingga burung lebih fokus pada lomba terutama untuk burung cucak jenggot yang baru pertama kali di lombakan.

Jika perawatan harian dilakukan dengan benar maka burung cucak jenggot akan memiliki stamina dan mental yang baik, sehingga bisa tampil lebih maksimal dan prima di lapangan.
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar