Skip to main content

Cara Mengatasi Suara Burung Cendet Pasca Mabung


Burung cendet atau jenis burung berkicau lainnya yang baru saja menyelesaikan mabung akan memiliki performa suara yang lebih baik dari sebelumnya, tapi dalam beberapa kasus cendet pasca mabung sebenarnya berbunyi lebih kecil dari biasanya. Jika kasus ini terjadi pada cendet Anda di rumah, tentu ada satu atau beberapa faktor penyebabnya. Mabung adalah waktu yang tepat bagi setiap burung untuk beristirahat dari berbagai aktivitas, sambil menunggu rontoknya semua bulu untuk mengubah bulu baru. Pada burung peliharaan termasuk burung sejenis, biasanya pemilik / perawat juga akan mengistirahatkan total burung peliharaan yang sedang mengalami. Bahkan perawatan yang tepat akan diterapkan agar proses mabung berjalan lancar, tanpa hambatan.

Bila burung tidak mendapatkan perawatan mabung yang diperlukan, maka akan muncul berbagai masalah di masa depan, misalnya suaranya menjadi tidak maksimal. Hal ini bisa terjadi pada semua jenis burung, termasuk cendet.

Sebelum mengupas tip untuk mengatasi suara kecil pada cendet pasca mabung, pertama-tama Anda harus mengetahui beberapa faktor:

1. Selama mabung cendet hanya diberi voer tanpa tambahan pakan dan multivitamin yang dibutuhkan.
2. Terlalu banyak penjemuran selama mabung.
3. Burung di paksa ikut lomba / dilatih dengan burung sejenis.
4. Pakan terkontaminasi bakteri, jamur, dan parasit, dan termakan oleh burung cendet pasca mabung.
5. Kandangnya jarang dibersihkan sehingga kotoran terakumulasi dan menjadi tempat berkembangnya parasit, jamur, dan bakteri yang mengganggu pernapasan atau suara.
6. Burung cendet kurang fit setelah mabung.

Untuk mengatasi suara kecil setelah mabung, berikut adalah pola perawatan yang bisa Anda terapkan agar burung bisa kembali berkicau dengan suara nyaring.

1. Pertahankan kondisi burung dengan memberi multivitamin seperti BirdVit.
2. Rutin memberi pakan jangkrik yang telah diolesi dengan madu murni, atau bisa juga dengan menyuntikkan madu ke dalam belalang sebelum diberikan kepada burung.
3. Berikan tambahan pakan lebih banyak dari biasanya.
4. Setiap beberapa hari cendet diberikan ulat bambu sebanyak 1-2 ekor, Ulat bambu dipercaya bisa membantu mengatasi suara serak dan memaksimalkan ssuara cendet.
5. Berikan terapi mandi setiap hari.
6. Penjemuran harian setiap hari dengan durasi yang sedikit lebih lama dari biasanya.
7. Melatih cendet di kandang ubaran secara teratur.
Itu beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi suara kecil atau tidak bisa berkicau maksimal setelah menyelesaikan periode mabung. Melalui perawatan rutin, cendet bisa tampil kembali dengan kemampuan terbaiknya.
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar