Skip to main content

Manfaat Daun Kelor Untuk Kesehatan Tubuh


Khasiat Daun Kelor Sebagai Obat Alami ( Herbal )

Manfaat dan Cara Mengolah daun kelor.
Jika di Indonesia, daun kelor lebih banyak dimanfaatkan untuk dimasak sebagai sayur kelor dan juga untuk pengobatan herbal mengingat manfaat daun kelor untuk kesehatan memang sangat banyak.
Berikut beberapa Manfaat Daun Kelor:
1. Mencegah timbulnya Kanker
2. Menambah kebugaran tubuh
3. Meningkatkan kekebalan tubuh penderita HIV
4. Sumber Vitamin dan Mineral
5. Anti Inflamasi
6. Sumber Klorofil Yang Tinggi
7. Pembersih Racun dalam Hati dan Tubuh
8. Sebagai Tonik Penguat Jantung
9. Mengatasi Tekanan Darah Tinggi
10. Dan lain-lain

Beberapa senyawa aktif dalam daun kelor adalah arginin, leusin, dan metionin. Tubuh memang memproduksi arginin, tetapi sangat terbatas. Oleh karena itu perlu asupan dari luar seperti kelor. Kandungan arginin pada daun kelor segar mencapai 406,6 mg; sedangkan pada daun kering, 1.325 mg. Menurut Dr Mien Karmini, arginin meningkatkan imunitas atau kekebalan tubuh. Di samping itu, arginin juga mempercepat proses penyembuhan luka, meningkatkan kemampuan untuk melawan kanker, dan memperlambat pertumbuhan tumor.

Cara Mengolah Daun Kelor Menjadi Serbuk Daun Kelor Yang Siap Di Konsumsi
Pengolahan daun Kelor sebagian besar ditujukan untuk sediaan nutrisi Kelor dalam bentuk serbuk. Serbuk daun Kelor ini didapat diberikan langsung dengan cara ditaburkan dalam makanan, dicampur dalam minuman (teh, juice, sirup, dll), pengisi kapsul dan teh celup.

Berikut salah satu pengolahan tradisional daun Kelor menjadi serbuk daun Kelor di Afrika.
Silakan perhatikan pada gambar dibawah ini, langkah-langkah sederhana untuk mengolah daun kelor menjadi serbuk kelor :
1. Jemur daun kelor
2. Setelah Kering tumbuk sampai halus
3. Saring atau ayak hasil tumbukan daun kelor
4. Kemas dalam wadah tertutup
5. Siap dimanfaatkan/dikonsumsi

Langkah Langkah Membuat Serbuk Daun Kelor
Pemakaian paling mudah, serbuk kelor bisa diseduh dengan air panas/mendidih sebagai teh kelor, ditaburkan pada nasi saat kita makan baik makan siang, pagi atau malam. Dosis pemakaian secukupnya, meskipun belum ada laporan efek samping, sebaiknya jangan berlebihan juga mengkonsumsinya.


Di berbagai negara, termasuk Amerika Serikat, kelor memang terkenal sebagai bahan pangan. Rodney Perdew yang tinggal di Arizona, Amerika Serikat, membudidayakan kelor di Arizona dan Meksiko - lebih dari 80.000 tanaman. Ia mengolah kelor menjadi teh, kapsul, dan minyak. “Sejak dua tahun lalu, terjadi peningkatan pertumbuhan 50% per tahun,” kata Rodney.

Berikut ini beberapa manfaat daun kelor yang dikonsumsi sebagai teh

1. Berat Badan
Tren modern saat ini adalah agar tubuh tetap ramping dan langsing. Oleh karena itu, untuk menjadi langsing, seseorang dapat mencoba cara yang lebih sehat. Studi mencerminkan bahwa teh kelor sangat membantu untuk menangani masalah pencernaan. Efeknya merangsang metabolisme untuk lebih membantu tubuh membakar kalori dengan lebih cepat karena teh kelor juga diserap ke dalam usus.

2. Menyediakan Energi
Secangkir teh daun kelor setiap pagi bisa menguatkan bagian tubuh untuk tetap pro aktif sepanjang sepanjang hari. Tubuh akan secara otomatis merasa baik dan berenergi dari sebelumnya.

3. Menyediakan Nutrisi 
Selain sebagai minuman bergizi untuk seluruh tubuh, teh daun kelor juga memiliki peran penting dalam memelihara otak dan mata. Gizi otak membantunya dalam mengambil keputusan yang tepat bahkan pada situasi sulit.

4. Membantu Pencernaan
Daun kelor mempromosikan pencernaan makanan yang merupakan bantuan yang tepat terhadap masalah perut.

5. Meningkatkan Fungsi Ekskresi 
Seduhan teh daun kelorjuga membantu fungsi ginjal dan hati. Tubuh dianggap bugar dan sehat hanya jika fungsi pembuangan limbah berjalan normal.

6. Menyehatkan Rambut
Pertumbuhan rambut menjadi hidup, mengkilap, mengkilap dengan asupan nutrisi yang tepat. Nutrisi hadir dalam teh ini meningkatkan pertumbuhan rambut.

Teh daun kelor ini dapat disiapkan dengan mudah di rumah. Hanya perlu memetik daunnya sudah tua dari cabang-cabangnya. Daun hijau harus dikumpulkan bukan yang kuning, kemudian pilihlah daun segar terbaik dari kotorannya. Pengeringan di udara adalah langkah berikutnya, namun pengeringan dengan sinar matahari tidak dianjurkan karena mengurangi kekuatan nutrisi di dalamnya. Daun teh kelor yang kering kemudian ditumbuk dan dapat disimpan.

Manfaat Daun Kelor Untuk Penderita Kanker : Para penderita kanker umunya memiliki masalah mal nutrisi alias kekurangan nutrisi. Banyak penderita kanker mengatakan bahwa mereka sudah merasa konsumsi makanan yang bergizi, tetapi sayangnya banyak yang tidak tahu bahwa makanan bergizi yang dimakannya umumnya dimanfaatkan oleh sel sel kankernya untuk perkembangan sel sel kanker. Sedangkan untuk sel sel sehat tubuhnya sama sekali tubuhnya tidak kebagian jatah.

Jika tubuh kekurangan gizi maka daya tahan tubuh menurun bagaimana daya tahan tubuh mampu melawan kanker. Solusinya banyak banyak makan daun kelor yang kaya gizi, namun uniknya gizi daun kelor tidak dapat di serap oleh sel sel kanker. Pelajari lebih jauh tentang daun kelor di bawah ini.

Pohon Kelor mungkin adalah salah satu tetumbuhan yang sekarang sudah kehilangan pamornya sebagai bagian dari kulinari masyarakat Indonesia bahkan di Bali yang notebene masih berupa perkampungan dan dikalahkan oleh bok choy atau segala sawi-sawian yang gamapang cara pengolahannya dan gampang juga didapatkan mulai dari pasar tradisional hingga ke pasar moderen
Kelor tentulah bukan sawi, apalagi bayam.

Pohon kelor yang kita kenal termasuk dalam keluarga Moringa adalah jenis Moringa Oleifera dengan berbagai nama popular seperti Drumstick (mengambil dari buah daun kelor) West Indian Ben, hingga benzolive tree bahkan horseradish tree yang mengambil nama dari akar pohon kelor yang terasa seperti horseradish

Tumbuhan yang hidup mulai dari bersuhu semi-arid, tropikal hingga sub tropikal ini ternyata juga di kembangkan di Hawai untuk pasar Amerika Serikat. Di negara berkembang, pohon kelor (terutama bagian yang bisa dimakan) digunakan sebagai asupan nutrisi, juga sebagai pakan ternak, penjaga ketahanan tanah dan sebagai bagian dari keamanan bahan makanan.Bagian-bagian yang biasa dimakan dari pohon kelor ini yang paling pastinya adalah daun dan buah muda yang berbentuk drumstick tersebut

Kandungan Gizi Yang Terdapat Pada Daun Kelor
1. Vitamin A Wortel 1.8 mg
2. Vitamin A Kelor 6,8 mg
3. Kalsium Susu 120 mg
4. Kalsiium Kelor 440 mg
5. Potassium Pisang 88 mg
6. Potassium Kelor 259 mg
7. Protein Yogurt 3,1 g
8. Protein Kelor 6,7 g
9. Vitamin C jeruk 30 mg
10. Vitamin C Kelor 220 mg

Manfaat Daun Kelor Untuk Diabetes
Anda juga bisa menggunakan daun kelor sebagai obat untuk diabetes. Kebanyakan orang hanya tahu penyakit diabetes akan bisa diatasi dengan memberikan insulin pada tubuh. Ternyata, pemberian insulin tersebut tak harus lewat pengobatan medis karena daun kelor juga bisa berfungsi sebagai pengganti insulin.

Manfaat daun kelor untuk diabetes bisa Anda coba dengan cara mengkonsumsi daun kelor layaknya sayuran yang biasa Anda makan. Ketika Anda mau memakan sayur daun kelor secara rutin, maka diabetes Anda pastinya akan segera teratasi. Tentunya, biaya yang dibutuhkan juga lebih murah dibanding Anda membeli insulin.

Manfaat Daun Kelor Penyakit Jantung
Sebuah studi pada hewan laboratorium yang diterbitkan dalam edisi Februari 2009 dari “Journal of Medicinal Food” menemukan bahwa daun kelor mencegah kerusakan jantung dan memberikan manfaat antioksidan. Dalam studi tersebut, pemberian dosis 200 miligram per kilogram berat badan setiap hari selama 30 hari, menghasilkan tingkat lebih rendah dari lipid teroksidasi dan jaringan jantung dilindungi dari kerusakan struktural. Para peneliti menyimpulkan bahwa daun kelor dapat menawarkan manfaat yang signifikan untuk kesehatan jantung. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk menentukan apakah bermanfaat mencakup manusia.

Manfaat Daun Kelor Untuk Bantuan Arthritis
Daun kelor dapat membantu mengurangi peradangan dan rasa sakit beberapa bentuk arthritis, menurut sebuah studi yang muncul di edisi Februari 2011 dari “Journal of Chinese Integrative Medicine.” Dalam studi hewan laboratorium, ekstrak daun dan akan kelor mengurangi kepekaan terhadap rangsangan yang menyakitkan pada sendi rematik. Para peneliti juga mencatat bahwa kombinasi akar dan ekstrak daun memiliki “efek sinergis” untuk mengurangi rasa sakit.

Efek Samping Daun Kelor
Daun kelor memungkinkan aman ketika diminum dan digunakan dengan tepat. Daun, buah, dan biji-bijian mungkin aman bila dimakan sebagai makanan. Namun, penting untuk menghindari memakan akar. Bagian tanaman yang dapat mengandung zat beracun dapat menyebabkan kelumpuhan dan kematian. Tidak ada informasi yang cukup untuk mengetahui apakah daun kelor aman bila digunakan dalam jumlah obat.

Kelor kemungkinan tidak cocok untuk ibu hamil karena bahan kimia dalam akar, kulit kayu, dan bunganya dapat membuat kontrak rahim dan ini dapat menyebabkan keguguran. Tidak ada cukup informasi yang tersedia tentang keamanan dalam menggunakan bagian lain dari kelor selama kehamilan. Daun kelor terkadang juga digunakan untuk meningkatkan produksi ASI.

Beberapa penelitian menunjukkan kemungkinan hal tersebut, namun balum ada informasi yang cukup untuk mengetahui apakah aman untuk bayi. Oleh karena itu, hal yang terbaik adalah untuk menghindari daun kelor saat sedang hamil atau menyusui.
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar